Friday, February 15, 2013

Posted by Unknown On 5:27 AM
7 Fungsi Utama Menangis

Hampir tidak ada manusia yang tidak pernah menangis,karena menangis itu merupakan fitrah manusia.Sekuat apapun hati seseorang,tidak berarti dia tidak pernah menangis.

Menangis mempunyai 7 fungsi utama, yakni: 

1.    Membunuh bakteri
Air mata berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90% - 95%  bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga,  bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.


2.  Membantu Penglihatan
Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.


3.  Meningkatkan Mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi. Karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4.  Mengeluarkan Racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5.  Mengurangi Stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Aiir mata benar-benar seperti keringat dalam berolahraga dan menangis baik untuk meredakan stres. Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi,masalah jantung, dan tukak lambung.

6. Membangun Komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik,menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang.Ini adalah jalan masuk untuk anda berkomunikasi dan menanyakan masalahnya atau berusaha untuk membantunya. Dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan Perasaan

Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

Thursday, February 14, 2013

Posted by Unknown On 5:17 AM

Manfaat Senyum dalam Islam

Secara garis besar, sebuah senyuman yang tulus sesungguhnya sangat bermanfaat bagi pihak yang melemparkan senyuman (yang tersenyum) maupun bagi pihak yang dilempari senyuman. Adapun manfaat-manfaat senyum di antaranya adalah:

1). Senyum dapat memperbaiki hubungan seseorang, baik dengan orang lain maupun dengan Tuhannya. Orang yang tersenyum ketika berbicara atau berhubungan dengan orang lain secara otomatis menandakan bahwa hubungannya dengan lawan bicaranya terjalin dengan baik. Orang yang menjaga hubungan baiknya dengan orang lain berarti menyambung tali silaturohim dan Allah menjaga hubungan dengan hamba-Nya yang menyambung tali silaturohim.

2). Senyum dapat menambah daya tarik seseorang. Dilihat dari segi penampilan, orang yang tersenyum biasanya memiliki daya tarik tersendiri, orang yang tersenyum terlihat lebih ramah, lebih berwibawa, dan mempunyai kharisma tersendiri.

3). Senyum dapat menjaga dan memulihkan kesehatan seseorang. Dipandang dari segi kesehatan, tentu saja orang yang murah senyum akan jauh dari stress, jantungnya berdetak normal, peredaran darahnya juga mengalir dengan baik. Pendek kata, orang yang terbiasa tersenyum akan terhindar dari berbagai ketegangan hidup yang biasanya dapat membuat seseorang jenuh dan mudah stress. Sebabnya karena senyuman mendorong hati seseorang menjadi lebih bahagia dan gembira. Dan sebagai akibatnya, selain menyehatkan dan menguatkan tubuh, juga akan membuat seseorang awet muda. Menurut seorang dokter, tersenyum itu ternyata hanya mengandalkan tujuh belas otot wajah sedangkan bila kita cemberut akan tertarik kurang lebih tiga puluh dua otot wajah. Sungguh inilah salah satu sebab mengapa wajah terkadang terlihat cepat tua bagi orang yang membiasakan diri jarang tersenyum.

4). Senyum dapat memperluas pergaulan. Dipandang dari segi hubungan sosial, orang yang senantiasa tersenyum dalam berbicara ataupun berhubungan dengan orang lain berarti ia mempunyai kepribadian yang menarik dan menyenangkan bagi orang lain. Dan orang yang memiliki kepribadian yang menarik mudah disenangi oleh orang lain sehingga pergaulannya juga semakin luas.

5). Senyum dapat meredam kemarahan. Senyuman seseorang dapat meluluhkan emosi orang yang marah. Bila ada yang marah mendatangi kita, hadapilah dengan senyuman yang tulus karena senyum semacam ini bakal mampu meredam emosi orang yang marah.

Demikian beberapa manfaat yang dapat diambil dari tersenyum. Selain itu, yang harus diperhatikan dalam memberikan senyuman terhadap orang lain adalah harus mengetahui situasi dan kondisi, kapan harus tersenyum dan di mana harus tersenyum. Jangan sampai senyum yang disunggingkan di bibir justru malah membuat orang lain sakit hati. Perlu diperhatikan pula bahwa dalam tersenyum hendaknya tidak berlebih-lebihan karena harga diri juga bisa jatuh dengan senyuman. Seseorang yang mengumbar senyum terus menerus bisa disangka orang gila. Seorang wanita yang tersenyum kepada sembarang pria berarti menjatuhkan harga dirinya. Maka dari itu, meskipun sebuah senyuman diniatkan untuk menjalin kebersamaan, namun dalam hal ini harus benar-benar memperhatikan situasinya.

Senyum yang terbaik dasarnya adalah senyuman yang lahir dari hati yang tulus yang mengerti kapan waktu, situasi, dan kondisi serta tempat yang memungkinkan untuk tersenyum.

Monday, February 11, 2013

Posted by Unknown On 5:37 AM

Filosofi Jari tangan
Manusia adalah ciptaan Tuhan YME yang paling sempurna dibanding mahluk lainnya (Hewan, tumbuhan, Jin, Syaitan, Malaikat) , Tuhan menciptakan manusia selalu ada maksudnya (beribadah kepada-Nya). Termasuk struktur tubuh manusia mempunyai fungsi dan filosofi masing-masing.

Salah satu bagian tubuh manusia adalah jari-jari tangan, mengapa jari tangan manusia normal ada 5 buah dan apa filosofi dari setiap jari tangan tersebut? Mari kita bahas satu-persatu:
Filosofi Jumlah jari-jari tangan:
  1. Alasan paling inti mengapa jari-jari  tangan berjumlah 5 buah adalah menggambarkan sebuah bintang, dimana bintang pada gambar garuda pancasila berada pada dada sebelah tengah dan mencerminkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Jadi jumlah jari-jari tangan yang berjumlah 5 buah mengingatkan kita pada Sang Pencipta, sebagai mahluk-Nya kita harus bersyukur dan selalu ingat akan kewajiban kita sebagai mahluk ciptaan-Nya.
  2. Alasan lain lagi tentang jari-jari tangan yang berjumlah 5 adalah sebagai manusia kita harus saling tolong-menolong. Sebagai fungsinya, ketika salah bagian tubuh kita merasakan sakit, mulut kita akan berteriak dan jari-jari tangan memegang atau memijit bagian yang sakit. Atau ketika kita mendapatkan kebahagiaan, tubuh kita menyorakkan bersama. Mulut kita tertawa, hati bahagia dan tangan kita senantiasa menengadah ke atas dan kita mengucapkan syukur kehadirat-Nya.
Filosofi setiap jari tangan:
  1. Ibu jari ==> Ibu adalah pembimbing kita dalam mengarungi kehidupan dan sumber energi. Ibu jari bagaikan “Sebuah Tiang” bagi jari-jari yang lain, Untuk melakukan segala hal selalu membutuhkan bantuan dari Ibu jari. Ibu jari juga sebagai cerminan baik mengenai suatu penghargaan, misalnya kita mengacungkan Ibu Jari (Jempol) untuk memberikan apresiasi terhadap orang lain.
  2. Jari Telunjuk ==> Penunjuk arah dan pencerminan Ego. Kita membangun semua keinginan dan cita-cita melalui pikiran yang logis dan arah untuk melalui jalan mencapai tujuan. Kita sering mengacungkan jari telunjuk untuk memberitahu arah jalan atau letak sebuah benda kepada orang lain.
  3. Jari Tengah ==> Keseimbangan. Menyeimbangkan Otak dan Hati, jiwa dan jasad, baik dan buruk, dunia dan akhirat, dll. Bayangkan ketika kita sedang melakukan Yoga yang intinya untuk mencapai/mendapat keseimbangan, perhatikan posisi jari tengah dengan jari yang lain.
  4. Jari Manis ==> Relasi/percintaan. Kegunaan jari tengah yang paling menonjol adalah ketika seseorang sedang dilamar, cincin selalu dipakai di jari tengah.
  5. Jari Kelingking ==> Mengingatkan akan alam semesta yang Maha Luas, kita sangatlah kecil dan dengan adanya jari kelingking mengingatkan kepada kita untuk selalu mawas diri. Ada djat yang Maha Pencipta yang Maha Besar, sedangkan kita sangatlah kecil.
Posted by Unknown On 5:28 AM

Skill Dasar Penyiar
Seorang penyiar harus memiliki ketrampilan dasar sebelum melakukan profesinya. Tanpa ketrampilan dasar seorang penyiar seperti tanpa nyawa, siarannya garing dan membosankan, racikan musiknya tak beraturan dan nggak nyaman ditelinga pendengar, kata-katanya ngelantur ngalor ngidul, kemampuan mengenali lagu yang diputernya, tak ada sama sekali. Kalo siaran anda seperti ini, maka tamatlah riwayatmu.
Ada 3 skill dasar penyiar

Announcing Skill
Adalah kemampuan seorang penyiar berbicara, mengolah kalimat, merangkai kata demi kata menjadi kesatuan kalimat yang bermakna dan enak didengar, easy listening, menghibur, menambah wawasan pendengarnya. Kemampuan ini disebut kemampuan bertutur, adlibing, spontan dan you & me. Syaratnya anda mesti, wawasan luas (pengetahuan banyak), memiliki kosa kata yang beragam dan kalo bisa fasih mengucapkan kata-kata asing.

Operating Skill
Coba bayangkan jika anda menguasai Announcing Skill tapi tidak dibarengi penguasaan alat-alat siaran, saya pastikan siaran anda amburadul, seperti tong kosong ditendang-tendang...pating nggloprak...nggak ada seninya. Operating skill adalah kemampuan anda menguasai dan mengoperasikan properti siaran seperti mixer dan mik. Pernah anda dengar seorang penyiar yang saat komen begitu besar tapi saat muter lagu kecil volumenya, atau sebaliknya? Itu terjadi karena seorang penyiar tak memiliki kemampuan mengoperasikan alat kerjanya.

Musical Touch
Tak kalah penting bagi seorang penyiar adalah taste musiknya, harus jeli dan mampu mengkombinasi 2 skill tersebut dengan sebuah lagu, akan aneh rasanya jika gaya siaran menggebu-nggebu tapi diatas intro lagu lembut atau sebaliknya. Lebih tepatnya skill ini adalah skill bawaan yang wajib anda miliki karena sering meng update pengetahun musiknya. Sing a song anda akan terbangun dengan sendirinya jika anda hobby mendengar musik, lebih bagus lagi kalo anda punya kemampuan menyanyi.

roy
Posted by Unknown On 5:24 AM

Having Facebook Account

Nowadays, many people in the world use internet in their life, especially social media site. One of popular social media site is Facebook.

Facebook is created by American named Mark Zuckerberg in 2004. In the beginning, It was only 200 hundred people have Facebook account. By by over the year, it has increased rapidly. Noted in 2012, more than one billion people in the world have Facebook account.

There are some advantages of using Facebook account. The advantages for example: we can communicate with people in the world easily. We can do it by chat message, wall to wall, and get in touch in a forum like Facebook group or Fan page. We can also join and interact in the group.

Beside the advantages, having Facebook account may come disadvantages. The mainly disadvantage is spending a lot of time. Some people will open Facebook rather than do something more useful. It will make their time useless.


The other disadvantage is it will make people to be lazy to communicate face to face. They prefer talking wall to wall to facing each other. It seems going to bring them to be such introvert person.


Question
1.      1. Wich statement is not true according to the text?
a.       We can communicate by sending chat in facebook
b.      Facebook can make us lazy
c.       In the beginning, facebook had only 100 members
d.      Some people waste their time to open facebook
e.       Facebook also has some disadvantages
2.      2. “...to be such introvert person.” (Paragraph 5)
    The opposite of the underlined word is...
a.      fenceless
b.      diligent
c.       smart
d.      uncommunicative
e.       busy
3.      3. What is main idea of paragraph 2?
a.       Advantages of not having facebook account
b.      The progress of  facebook users
c.       The writer’s conclusion about the issue
d.      The creator of facebook
e.       Disadvantage of having facebook account
4.       4. Why can facebook make us lazy?
a.      Facebook is spending a lot of time
b.      Facebook  is difficult to use
c.       Facebook is not efficient
d.      Facebook is not good for our health
            e.    Facebook has no useful
Posted by Unknown On 5:14 AM

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan
1. Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pancasila sebagai paradigma, artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia atas Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Hal ini sesuai dengan kenyataan objektif bahwa Pancasila adalah dasar negara Indonesia, sedangkan negara merupakan organisasi atau persekutuan hidup manusia maka tidak berlebihan apabila pancasila menjadi landasan dan tolok ukur penyelenggaraan bernegara termasuk dalam melaksanakan pembangunan.
Nilai-nilai dasar Pancasila itu dikembangkan atas dasar hakikat manusia. Hakikat manusia menurut Pancasila adalah makhluk monopluralis. Kodrat manusia yang monopluralis tersebut mempunyai ciri-ciri, antara lain:
a. susunan kodrat manusia terdiri atas jiwa dan raga
b. sifat kodrat manusia sebagai individu sekaligus sosial
c. kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk tuhan.
Berdasarkan itu, pembangunan nasional diarahkan sebagai upaya meningkatkan harkat dan martabat manusia yang meliputi aspek jiwa, raga,pribadi, sosial, dan aspek ketuhanan. Secara singkat, pembangunan nasional sebagai upaya peningkatan manusia secara totalitas.
Pembangunan sosial harus mampu mengembangkan harkat dan martabat manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu, pembangunan dilaksanakan di berbagai bidang yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Pembangunan, meliputi bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Pancasila menjadi paradigma dalam pembangunan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
a. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik
Manusia Indonesia selaku warga negara harus ditempatkan sebagai subjek atau pelaku politik bukan sekadar objek politik. Pancasila bertolak dari kodrat manusia maka pembangunan politik harus dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia. Sistem politik Indonesia yang bertolak dari manusia sebagai subjek harus mampu menempatkan kekuasaan tertinggi pada rakyat. Kekuasaan adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah sistem politik demokrasi bukan otoriter
Berdasar hal itu, sistem politik Indonesia harus dikembangkan atas asas kerakyatan (sila IV Pancasila). Pengembangan selanjutnya adalah sistem politik didasarkan pada asas-asas moral daripada sila-sila pada pancasila. Oleh karena itu, secara berturut-turut sistem politik Indonesia dikembangkan atas moral ketuhanan, moral kemanusiaan, moral persatuan, moral kerakyatan, dan moral keadilan. Perilaku politik, baik dari warga negara maupun penyelenggara negara dikembangkan atas dasar moral tersebut sehingga menghasilkan perilaku politik yang santun dan bermoral.
b. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi
Sesuai dengan paradigma pancasila dalam pembangunan ekonomi maka sistem dan pembangunan ekonomi berpijak pada nilai moral daripada pancasila. Secara khusus, sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar moralitas ketuhanan (sila I Pancasila) dan kemanusiaan ( sila II Pancasila). Sistem ekonomi yang mendasarkan pada moralitas dam humanistis akan menghasilkan sistem ekonomi yang berperikemanusiaan. Sistem ekonomi yang menghargai hakikat manusia, baik selaku makhluk individu, sosial, makhluk pribadi maupun makhluk tuhan. Sistem ekonomi yang berdasar pancasila berbeda dengan sistem ekonomi liberal yang hanya menguntungkan individu-individu tanpa perhatian pada manusia lain. Sistem ekonomi demikian juga berbeda dengan sistem ekonomi dalam sistem sosialis yang tidak mengakui kepemilikan individu.
Pancasila bertolak dari manusia sebagai totalitas dan manusia sebagai subjek. Oleh karena itu, sistem ekonomi harus dikembangkan menjadi sistem dan pembangunan ekonomi yang bertujuan pada kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. Sistem ekonomi yang berdasar pancasila adalah sistem ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan. Sistem ekonomi Indonesia juga tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai moral kemanusiaan. Pembangunan ekonomi harus mampu menghindarkan diri dari bentuk-bentuk persaingan bebas, monopoli dan bentuk lainnya yang hanya akan menimbulkan penindasan, ketidakadilan, penderitaan, dan kesengsaraan warga negara.
c. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Sosial Budaya
Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistik karena memang pancasila bertolak dari hakikat dan kedudukan kodrat manusia itu sendiri. Hal ini sebagaimana tertuang dalam sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu,
pembangunan sosial budaya harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia, yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan beradab. Pembangunan sosial budaya yang menghasilkan manusia-manusia biadab, kejam, brutal dan bersifat anarkis jelas bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia adil dan beradab. Manusia tidak cukup sebagai manusia secara fisik, tetapi harus mampu meningkatkan derajat kemanusiaannya. Manusia harus dapat mengembangkan dirinya dari tingkat homo menjadi human.
Berdasar sila persatuan Indonesia, pembangunan sosial budaya dikembangkan atas dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya-budaya yang beragam si seluruh wilayah Nusantara menuju pada tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa. Perlu ada pengakuan dan penghargaan terhadap budaya dan kehidupan sosial berbagai kelompok bangsa Indonesia sehingga mereka merasa dihargai dan diterima sebagai warga bangsa. Dengan demikian, pembangunan sosial budaya tidak menciptakan kesenjangan, kecemburuan, diskriminasi, dan ketidakadilan sosial.
d. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan
Salah satu tujuan bernegara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini mengandung makna bahwa tugas dan tanggung jawab tidak hanya oleh penyelenggara negara saja, tetapi juga rakyat Indonesia secara keseluruhan. Atas dasar tersebut, sistem pertahanan dan keamanan adalah mengikut sertakan seluruh komponen bangsa. Sistem pembangunan pertahanan dan keamanan Indonesia disebut sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).
Sistem pertahanan yang bersifat semesta melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Penyelenggaraan sistem pertahanan semesta didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara, serta keyakinan pada kekuatan sendiri.
Sistem ini pada dasarnya sesuai dengan nilai-nilai pancasila, di mana pemerintahan dari rakyat (individu) memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam masalah pertahanan negara dan bela negara. Pancasila sebagai paradigma pembangunan pertahanan keamanan telah diterima bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam UU No. 3 Tahun 2002 tentang pertahanan Negara. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Posted by Unknown On 5:11 AM

Berdirinya Orde Baru
Rakyat marah setelah mengetahui dalang dari gerakan pemberontakan 30 September 1965 adalah PKI. Marahnya rakyat diikuti oleh demonstrasi yang menuntut pembubaran PKI.
Di sisi lain, keadaan ekonomi masyarakat Indonesia semakin memburuk. Kebutuhan pokok semakin sulit didapat dan harganya pun mahal sehingga inflasi tak terelakkan. Pemerintah mengambil beberapa kebijakan seperti pemotongan nilai mata uang rupiah dari Rp1.000,00 menjadi Rp1,00. Namun hal itu tidak merubah keadaan, harga tidak semakin menurun. Masyarakat yang menunggu pemecahan masalah politik tidak ditanggapi oleh pemerintah. Pemerintah belum membubarkan PKI sehingga para pemuda, mahasiswa, dan pelajar mulai bertindak.
Untuk menumpas para pendukung G 30 S/PKI, maka dibentuklah Front Pancasila yang terdiri atas beberapa unsur. Mereka menutut dilaksanakan penyelesaian politis terhadap mereka yang terlibat dalam gerakan 30 September. Beberapa kesatuan aksi yang muncul menentang G 30 S/PKI adalah Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI), an lain-lain. Mereka tergabung dalam Front Pancasila dan lebih dikenal sebagai Angkatan’66.
Pada tanggal 12 Januari 1966 Angkatan ’66 berkumpul di halaman Gedung DPR GR untuk mengajukan Tru Tuntutan Rakyat (Tritura) yang berisi:
1.         pembubaran PKI,
2.         pembubaran kabinet dari unsur-unsur G 30 S/PKI, dan
3.         penurunan harga.
Pada tanggal 21 Februari 1966, Presiden Soekarno mengumukan perubahan kabinet. Tapi ternyata perubahan kabinet tersebut tidak memuaskan hati rakyat karena banyak tokoh yang terlibat dalam G 30 S/PKI berada dalam kabinet baru yang terkenal dengan dengan sebutan Kabinet Seratus Menteri.
Pada tanggal 24 Februari 1966 saat pelantikan kabinet, Front Pncasila memenuhi jalan-jalan menuju Istana Merdeka  tapi dihadang oleh Pasukan Cakrabirawa hingga menimbulkan bentrok. Aksi tersebut membuat seorang mahasiswa Universias Indonesia, Arif Rahman Hakim, gugur karena tertembak oleh Cakrabirawa.
Sebelum itu pada tanggal 2 Oktober 1965 Presiden Sukarno dan Letjen Suharto berbeda pendapat untuk membubarkan PKI atau tidak. Menurut Suharto, satu-satunya jalan keluar untuk meredakan krisis dalam negeri adalah dengan menumpas PKI beserta antek-anteknya. Sedngkan Sukrno berpendapat bahwa pembubaran PKI mustahil dilakukan karena akan menimbulkan inkonsistensi terhadap prinsip Nasakom yang telah menjadi dasar pemikirn politik Indonesia pada saat itu.
Menghadapi situasi tersebut, Sukarno mengadakan pertemuan pada tanggal 10 Maret 1966 yang dihadiri  olehberbagai partai politik.. Daam pertemuan itu, Sukarno menytakan pendapatnya dan menekankan agar partai-partai politikdan berbagai oranisasi massa yang hadir menolak dan mengecam aksi demonstrasi mahasiswa dan tuntutan tritura. Pertemuan tersebut berakhir dengan deadlock karena keinginan Presiden Sukarno bertenteangan dengan permintaan Front Panscasila terutama pembubaran PKI
Tanggal 11 Maret 1966 digelar rapat sidang paripurna yang beragenda merumuskan langkah-langkah keluar dari krisis ekonomi, sosial, dan politik Indonesia. Pada saat sidang dimulai, Brigadir Jendral Sabur sebagai panglima pasukan pengawal presiden'  Tjakrabirawa melaporkan bahwa banyak "pasukan liar" atau "pasukan tak dikenal".
Mayor Jendral Soeharto mengutus tiga orang perwira tinggi (AD) ke Bogor untuk menemui Presiden Soekarno di Istana Bogor yakni Brigadir Jendral M. Jusuf, Brigadir Jendral Amirmachmud dan Brigadir Jendral Basuki Rahmat. Setibanya di Istana Bogor, pada malam hari, terjadi pembicaraan antara tiga perwira tinggi AD dengan Presiden Soekarno mengenai situasi yang terjadi dan ketiga perwira tersebut menyatakan bahwa Mayjend Soeharto mampu mengendalikan situasi dan memulihkan keamanan bila diberikan surat tugas atau surat kuasa yang memberikan kewenangan kepadanya untuk mengambil tindakan. Menurut Jendral (purn) M Jusuf, pembicaraan dengan Presiden Soekarno hingga pukul 20.30 malam.
Presiden Soekarno setuju untuk itu dan dibuatlah surat perintah yang dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret yang populer dikenal sebagai Supersemar yang ditujukan kepada Mayjend Soeharto selaku panglima Angkatan Darat untuk mengambil tindakan yang perlu untuk memulihkan keamanan dan ketertiban.
Surat Supersemar tersebut tiba di Jakarta pada tanggal 12 Maret 1966 pukul 01.00 waktu setempat yang dibawa oleh Sekretaris Markas Besar AD Brigjen Budiono. Hal tersebut berdasarkan penuturan Sudharmono, dimana saat itu ia menerima telpon dari Mayjend Sutjipto, Ketua G-5 KOTI, 11 Maret 1966 sekitar pukul 10 malam. Sutjipto meminta agar konsep tentang pembubaran PKI disiapkan dan harus selesai malam itu juga. Permintaan itu atas perintah Pangkopkamtib yang dijabat oleh Mayjend Soeharto. Bahkan Sudharmono sempat berdebat dengan Moerdiono mengenai dasar hukum teks tersebut sampai Supersemar itu tiba.